web widgets

Monday, 12 May 2014

RPH BM TAHUN 4

Rancangan Harian Bahasa Melayu Tahun 4
Matapelajaran: Bahasa Melayu
Tahun:  4
Tarikh:
Masa: 30 minit
Bilangan Murid: 19 orang (10 lelaki ,  9 perempuan )
Tema: Patriotik
Tajuk: Perpaduan Kaum di Malaysia.
Hasil Pembelajaran:
Fokus Utama :
5.2  Membaca kuat teks prosa dan puisi dengan sebutan dan intonasi yang betul dan lancar, serta memahami perkara yang dibaca.
Aras 1: (i) Membaca lancar bahan bukan sastera dengan sebutan yang betul.
Fokus Sampingan:
8.2 Membina dan menulis ayat tunggal dan ayat majmuk dalam sesuatu penulisan teks tentang sesuatu tajuk.
Aras 1:  (i) Membina ayat tunggal  berdasarka pelbagai baha rangsangan  yang diberi.
               (ii) Membia ayat majmuk berdasarkan tajuk yang diberikan.
Objektif :
 Pada akhir pelajaran, murid-murid dapat :
i) Membaca dan memahami petikan ‘Kaum-kaum di  Malaysia’ dengan menggunakan  gaya sebutan , intonasi yang betul dan lancar.
ii) Membina 3 ayat tunggal dan ayat majmuk berdasarkan  perkataan yang diberi di dalam kumpulan.
Pengalaman sedia ada:
 Murid pernah melihat kaum-kaum lain.
Kemahiran Bahasa:
 Bertutur, membaca dan menulis
Sistem Bahasa:
 i) Tatabahasa : Kata Hubung.
ii) Sebutan dan intonasi : sebutan yang betul.
    Pengisian Kurikulum:
i) Ilmu : Pendidikan Sivik dan Kewarganegaraan, Kajian Tempatan dan Pendidikan Muzik.
ii) Nilai murni : Hormat-menghormati, bekerjasama, kesyukuran.
    Kemahiran Bernilai Tambah :
-  Kemahiran Berfikir
-  Pembelajaran Secara  Kontekstual
-  Pembelajaran Secara Konstruktivisme
-  ICT
Pengalaman sedia ada:
Murid pernah melihat kaum-kaum lain.
Bahan Bantu mengajar :
Petikan teks, persembahan powerpoint, lirik dan lagu “Setia” ,Kad Arahan, lembaran kerja dan soalan Interaktif.




Langkah / masa / isi pelajaran
               objektif
Aktiviti Pengajaran dan Pembelajaran
Catatan
Set induksi
(5 minit)

•Tayangan klip video  “Jenis  Tarian di Malaysia”.




•Murid memerhati dan mengamati  klip video yang dipaparkan.

•Guru bersoal jawab dengan murid setelah tamat tayangan
•Soalan :
–          Apakah yang dilakukan oleh mereka?

–          Namakan  kaum yang terdapat dalam klip video ini.
-          Bagaimanakah kamu tahu penari itu berbangsa Melayu, Cina dan India?
ABM :
•Slaid Powerpoint
KBT:
•Pembelajaran konstruktivisme
•Kajian Tempatan








Video klip
Blog P&P
Langkah 1
 (6 minit)

•Petikan “Kaum-kaum di Malaysia”.


•Murid membaca secara mentalis   petikan melalui blog P&P yang diberikan dan cuba memahami petikan tersebut.

•Murid membaca petikan secara mekanis secara individu melalui blog P&P dan murid yang lain mendengar dengan teliti

•Guru membetulkan kesalahan sebutan dan intonasi murid.

•Guru bersoal jawab dengan murid setelah tamat tayangan slaid.

•Soalan :
–Apakah yang anda faham dengan petikan mengenai
Kaum
*Melayu
*Cina
*India
*Kadazan
*Iban


•Slaid powerpoint
NILAI MURNI:
-Hormati-  menghormati
-peramah
















Teks : Blog P&P
Langkah 2
(5 minit)

•Murid membaca pantun.

Murid menjawab soalan interaktif.







•Guru memilih secara rawak beberapa orang murid membaca pantun melalui blog P&P.

•Murid menyampaikan pantun dengan sebutan,intonasi dan gaya yang betul

Beberapa orang murid ke hadapan kelas untuk menjawab soalan interaktif ( makna rangkai kata ) melalui slide power point.

ABM :
•Kad Arahan
NILAI MURNI:
•Bekerjasama 
KBT :
•Pembelajaran secara kontekstual
•Pendidikan Sivik dan Kewarganegaraan
Langkah 3
( 5 Minit )

Murid menjawab soalan interaktif




Guru memilih secara rawak ke hadapan kelas untuk menjawab soalan interaktif.

Murid melabelkan nama bendera dan menulis makna setiap warna pada jalur gemilang bedasarkan soalan interaktif yang ditayangkan


Langkah 4
(6 minit)

Membina ayat tunggal dan majmuk.


Aktiviti Berkumpulan

•Murid menulis ayat tunggal dan majmuk berdasarkan perkataan- perkataan yang diberikan dalam m/s word.

Wakil kumpulan membentangkan ayat yang telah dibina di hadapan kelas.


KBT :
•Kemahiran berfikir

Penutup
(3 minit)
•Menyanyikan lagu patriotik “Setia”.
•Merumuskan tajuk yang dipelajari

•Memberi lembaran kerja

•Murid menyanyi dengan penuh semangat bersama guru.
•Guru merumuskan apa yang telah dipelajari pada hari ini.
Pengayaan & Pemulihan
•Slaid powerpoint lagu patriotik “Setia”.




Kerja rumah


Saturday, 3 May 2014


Senikata lagu - Setia

Demi negara yang tercinta
Di curahkan bakti penuh setia
Demi raja yang disanjung tinggi
Kesetiaan tak berbelah bagi

Kepada pemimpin kepada rakyat
Khidmat diberi penuh taat
Sama bekerja sama berusaha
Setia berkhidmat untuk semua

Rela berkorban apa saja
Amanah bangsa tetap dijaga
Kami berikrar penuh setia
Untuk agama, bangsa dan negara




Mari Berpantun

Menaiki bot ke Tioman yang permai,

Bertolak dari Tanjung Gemuk,

Rakyat Malaysia rukun dan damai,


Hidup harmoni masyarakat majmuk.
Kerja Rumah : Latihan Pengukuhan
Arahan:
Tulis satu karangan lengkap jenis fakta yang bertajuk  “Cara-cara Memupuk Perpaduan Kaum”. Panjang karangan anda hendaklah melebihi 80 patah perkataan.
____________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________
Petikan Kaum-kaum Di Malaysia

Kaum Kadazan
Kumpulan etnik yang terbesar adalah kaum Kadazandusun yang merupakan satu pertiga dari jumlah penduduk Sabah. Mereka adalah petani secara tradisi yang menanam padi sawah dan huma dan sesetengah dari mereka memburu serta menangkap ikan sungai. Berbagai-bagai kumpulan kecil dalam kumpulan Kadazandusun merangkumi kaum Kadazan di Penampang dan Papar, Rungus dan kumpulan kecil yang lain di Tempasuk, Tambunan, Ranau dan daerah-daerah lain dengan sistem kepercayaan yang sama dengan beberapa variasi dari segi adat dan amalan.

Kaum Iban
Kaum Bumiputera terbesar di Sarawak ialah Iban. Mereka tinggal di rumah panjang, dan menetap di Sungai Rajang dan Sungai Lupar. Orang Bidayuh pula tinggal di barat daya Sarawak. Orang Asli tinggal di Semenanjung Malaysia. Dahulunya mereka merupakan pengumpul hasil hutan, hidup seperti nomad, dan bercucuk tanam. Walaubagaimanapun, mereka kekal sebagai kumpulan etnik yang mempunyai pendapatan terendah berbanding kumpulan etnik yang lain. Kemungkinannya ini disebabkan sistem ekonomi mereka yang tidak bergantung kepada wang tunai.

Kaum India
Kebanyakannya beragama Hindu, bercakap Tamil, Malayalam, dan Hindi, dan tinggal di bandar bandar besar di pantai barat semenanjung. Selain itu, ada juga kaum Sikh, Serani dan kaum bumiputera lain.


Kaum Cina
Kaum Cina pula mewakili 25% penduduk Malaysia. Kebanyakan kaum Cina berkepercayaan Buddha, Kristian, berbahasa Mandarin, Hokkien, Hakka, Kantonis dalam lebih menguasai bidang ekonomi.


Kaum Melayu

Kaum Melayu ialah masyarakat terbesar dengan mencapai 60% daripada populasi Malaysia. Melayu beragama Islam,dan  berbahasa Melayu.

Friday, 11 April 2014

Pantun 3

Jalan beratur semasa di jeti,
  Anak nelayan mengail gelama,
Bertolak-ansur hormat-menghormati,
  Negara makmur impian bersama.

Pantun 2

Bertolak dari Tanjung Gemuk,
  Jalan beratur semasa di jeti,
Hidup harmoni masyarakat majmuk,
  Bertolak-ansur hormat-menghormati.

Pantun 1

Naik bot ke Tioman nan permai,
  Bertolak dari Tanjung Gemuk,
Rakyat Malaysia rukun dan damai,

  Hidup harmoni masyarakat majmuk.

Kaum Kadazan

Kumpulan etnik yang terbesar adalah kaum Kadazandusun yang merupakan satu pertiga dari jumlah penduduk Sabah. Mereka adalah petani secara tradisi yang menanam padi sawah dan huma dan sesetengah dari mereka memburu serta menangkap ikan sungai. Berbagai-bagai kumpulan kecil dalam kumpulan Kadazandusun merangkumi kaum Kadazan di Penampang dan Papar, Rungus dan kumpulan kecil yang lain di Tempasuk, Tambunan, Ranau dan daerah-daerah lain dengan sistem kepercayaan yang sama dengan beberapa variasi dari segi adat dan amalan. 

Kaum Iban

Kaum Bumiputera terbesar di Sarawak ialah Iban. Mereka tinggal di rumah panjang, dan menetap di Sungai Rajang dan Sungai Lupar. Orang Bidayuh pula tinggal di barat daya Sarawak. Orang Asli tinggal di Semenanjung Malaysia. Dahulunya mereka merupakan pengumpul hasil hutan, hidup seperti nomad, dan bercucuk tanamWalaubagaimanapun, mereka kekal sebagai kumpulan etnik yang mempunyai pendapatan terendah berbanding kumpulan etnik yang lain. Kemungkinannya ini disebabkan sistem ekonomi mereka yang tidak bergantung kepada wang tunai.

Kaum India

Kebanyakannya beragama Hindu, bercakap Tamil, Malayalam, dan Hindi, dan tinggal di bandar bandar besar di pantai barat semenanjung. Selain itu, ada juga kaum Sikh, Serani atau Eurasian dan kaum bumiputera lain. 

Kaum Cina

Cina pula mewakili 25% daripada penduduk Malaysia. Kebanyakan kaum Cina berkepercayaan Buddha, Taoisme atau Kristian, berbahasa Mandarin, Hokkien, Hakka, Kantonis atau Teochew dan lebih dominan dalam bidang ekonomi. India pula membentuk 7% hingga 10% daripada populasi

Kaum Melayu

Kaum Melayu ialah masyarakat terbesar dengan mencapai 60% daripada populasi Malaysia. Melayu beragama Islam,dan  berbahasa Melayu.

Soalan Pemahaman

Lampiran 2

Nama: _______________________ 
Tarikh: _______________

Jawab semua soalan yang diberikan berdasarkan teks petikan “Monyet Yang Pintar” yang telah anda baca.

1.    Berapakah jenis binatang yang terlibat dalam cerita ini?

______________________________________________________________

2.    Kedatangan siapakah yang membuatkan binatan-binatang kecil tidak puas hati?

______________________________________________________________

3.    Apakah sikap singa yang membuatkan binatang lain mahu menghapuskannya?

______________________________________________________________

4.    Siapakah yang pandai memperdayakan singa?

______________________________________________________________

5.    Apakah pengajaran yang anda peroleh daripada cerita ini?


__________________________________________________________

Sunday, 6 April 2014

MONYET YANG PINTAR
Binatang-binatang kecil di hutan tidak senang hati dengan kedatangan singa di tempat mereka. singa itu mengaku dirinya raja walaupun sebenarnya dia bukan raja di hutan itu. Singa itu sangat ganas. Binatang-binatang yang lemah sering menjadi mangsanya. Oleh itu, binatang-binatang di hutan tersebut mencari jalan untuk menghapuskan singa itu.
       "Biar saya yang pergi berjumpa dengan singa itu. Saya akan merayu kepadanya agar tidak menangkap haiwan di hutan ini lagi," kata kambing tua kepada kawan-kawannya. Dia sanggup berkorban nyawa demi keselamatan rakan-rakannya.
        Semasa pertemuan dengan kambing, singa itu berkata dengan angkuh.
       "Kalau kamu tidak mahu aku menangkap binatang di hutan ini lagi, kamu hendaklah mempersembahkan makanan kepada aku setiap hari." Terdiam semua binatang apabila kehendak singa itu disampaikan oleh kambing tua kepada mereka.
        Naik darah kijang mendengar kata-kata singa itu. Dia berfikir sejenak lalu berkata dengan marah.
        "Jangan beri muka kepada singa yang kejam itu. Ada hati dia mahu makan kita. Kita mesti membunuhnya sebelum kitamenjadi mangsa seterusnya."
        "Tapi bagaimana, kijang?" sampuk arnab yang hanya berdiam diri sejak tadi.
        "Kita masih ada jalan. Biar saya yang menjadi mangsanya yang pertama," kata monyet dengan berapi-api.
        Esoknya, monyet pergi menyerah diri kepada singa itu.
        "Mengapa lambat, ha? Engkau tahu tak, aku lapar?" herdik singa.
"Ma... ma ... maafkan patik tuanku, semasa dalam perjalanan ke sini, patik telah ditangkap oleh seekor singa yang mengaku dirinya raja," sembah monyet pura-pura ketakutan.
       "Apa? Raja? Hanya aku raja di hutan ini! Tunjukkan kepadaku tempat si bedebah itu. Biar aku tamatkan riwayatnya!" kata singa dengan bengis. Panas hati singa mendengar penjelasan monyet.
        Monyet pun membawa singa ke sebuah perigi. Apabila tiba di tepi perigi tersebut, monyet pun berkata, "Itu dia singa yang mengaku dirinya raja, tuanku," Monyet menunjukkan bayang-bayang singa di dalam perigi itu. Tanpa membuang masa, singa pun terjun ke dalam perigi tersebut untuk membunuh Sang Singa yang dilihatnya itu. Monyet riang kerana rancangannya berjaya.

        Semenjak hari itu, binatang-binatang di hutan tersebut hidup dengan aman dan bahagia.